Takut dimana bayangmu yang selalau menghantui mimpi-mimpi yang tak bertepi ini
Hingga rasa nya tak ingin ku terpejam meski sesaat
Sedikit terlintas sudah membuatku gila,
ya.. lebih gila dari yang terlihat mata
Otak ku yang tak bisa berhenti mengenang indah raut wajah itu
Bahkan sang waktu tetap tak lepaskan namamu
Kulukiskan senyuman yang menghanyutkan rapuhnya hati
Pada tingkah Canda tawa mu yang tak kan terganti
Menatap wajahmu, mendengar suaramu
Membunuhku pada ingatan masa lalu
Ku ungkap isi hati ini yang tak tersirat
ku tuliskan puisi tak bersajak singkat
ku nyanyikan rinduku pada suara yang tak bernada
Inilah caraku mengungkap semua rasa dalam alunan duka
Hadirmu yang tak pernah bisa aku hadapi
Pergimu pun tak mampu ku halangi
Datangmu memberi ribuan harapan pasti
Dan kini kau tinggalkan aku mati sendiri disini
Ingin sesekali menghubungi kala rindu itu datang
Tapi tak mampu lupakan saat aku kau buang
Menghadapimu tak pernah ku bisa
Meninggalkanmu aku tak berdaya
Terkadang aku merenung dan meresapi apa salah diri ini
Mungkinkah kau yang disana pernah mengingatku meski sekali
Kini jalanku terjerat pada hati yang kau ikat
Terpaku terdiam pada usai nya kisah yang tak singkat
Entah sampai kapan..
Kutuangkan sesal dan harapan
Mungkin aku akan menunggu
Menunggu hingga kau pulang...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar