Pernah ku rasakan indah surga pada dunia. Di kala kali pertama melihat tatapan matanya, memancarkan sinar terang sampai ke dalam lubuk hati sana. Arah ku tak tergoyah sedikit pun ketika pandang ku terpana pancaran pesonanya. Melihatnya, mendengarnya, memperhatikan setiap apa yang ia lakukan. Debar dada ini semakin menggebu ketika nafas tak sejalan dengan fikiran yang melayang entah kemana dan apa yang terbayangkan.
Kesempurnaan yang aku lihat begitu nyata pada sosok yang tak pernah aku kira sebelumnya. Dia.. malaikat tak bersayap, telah tiba.. turun dari singgasana nya dengan tiba-tiba. Dan terjatuh.. tepat.. tepat pada hati ini yang tlah mendambakan kehadirannya.
Entah apa yang harus aku lakukan setelah ku mulai mengenal dirinya. Aku tak pernah mengira semua akan berubah seketika hanya dari tatapan pertama. Aku hanya mencoba sebiasa mungkin dengan keadaan, seperti tanpa ku pernah menaruh hati dalam kegilaan ini. Tersenyum sendiri dalam bahagia kala terbayang ia yang menghantui tiap-tiap langkah ku berjalan.
Saat ini, esok, nusa..
Hari dan hari seperti ini, seperti ku terdiam terpenjara dalam rasa yang ku rangkai sendiri. Hati yang terus menunjukan gejolak rasa tanpa henti mengalir sejalan dengan darah. Tak pernah kubuat semua berbeda ketika ku di hadapannya, tapi sebenarnya tak kuasa semua ini jika terus ku sembunyi dalam gelap mata hati. Seolah aku hanya seseorang yang tak pernah peduli akan siapa dia. Tetapi pada kenyatan, akulah yang setiap hari terus memandangi nya.. memperhatikan setiap tingkah nya.. yang tiap hari menahan perasaan untuk tetap melihatnya tersenyum bahagia.
Oh tuhan. Ini kah yang di sebut cinta??
Semua rasa ini tak sanggup ku bendung lagi, ketika tiap kebersamaan membuat cerita cerita hingga membunuh ku dalam perasaan yang semakin mendalam. Ingin ku mendekap nya untuk sekali saja, dan ku bisikan kata bahwa aku mencintainya, menyayanginya, dan jangan pernah meninggalkan ku pada kesendirian lagi untuk selamanya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar