Minggu, 16 Juli 2017

KEMBALIMU


Senja termenung pada langit sore yang layu
Mengisyaratkan duka yang menyelimuti kalbu
Merubah lengkungan kecil di bibir tawa
Membenamkan suka dalam sekejap saja
.
..
Seakan dunia terhenti dengan tiba tiba
Semua mata mulai terpana pada arah pandang yang sama
Mereka melihat rintikan air mata
Dan juga jeritan, dari seorang anak yang kehilangan ibu kandungnya
.
..
Dalam hati kecil mulai bertanya
Apa kalian buta....????
Apa kalian mati rasa...????
Apa kalian takut dengan darah dan luka..????
.
..
Roda, besi, baja...
Apa salah ibunda
Hingga sepintas kau ambil nyawa dari tubuh yang tak berdaya
.
..
Entah kenapa tubuh ini mulai bergetar hebat
Melihatnya yang mulai dingin dan memucat
Tangan nya mulai menggenggam dengan erat
Seakan datang dariNya dua malaikat
.
..
Penyesalan mulai meranjak pada puncak
Ketika semua terlepas oleh kehendak
Dengan pelukan yang mulai tak terlepaskan
Selepas ucapan dari kata mengikhlaskan
.
..
Ibu.. maafkan dosa dari anak bungsu mu..


Sabtu, 08 Juli 2017

HANYA PEMUJA BIASA

Tak pernah kusesali gejolak cinta dalam hati bagiku semua hanya mimpi 
bagai dunia yang penuh fantasi
.
.
Aku bertekad dengan bulat bulat
Memendam cinta ini erat - erat
Biar nanti takdir yang menguat
Meski sampai di ahir hayat
.
.
Bersamamu aku derita
Meninggalkanmu aku tak bisa
Entah apa yang harus ku baca
Dari kata sudah habis bahasa
Hanya tinggalkan titik tanpa koma
.
.
Bisikan riuh terdengar samar
Semakin jauh ku mengejar
Semakin jauh kau menghindar
Tetap., Semua tanpa ku fikir sadar
.
.
Bagimu aku bukan siapa-siapa
Hanya orang yang di pandang sebelah mata
Hanya pemuja dan tak tahu balasnya
Tapi. . 
Bagiku kau segalanya..

Ibu

bu, aku punya cerita kepadamu Tentang anak mu yang dulu manis dan lucu itu Kini sudah besar dan tumbuh dewasa .  .  Ibu, anak mu s...