Minggu, 22 Oktober 2017

LUKA YANG TERPENDAM

Aku yang kelam
Tenggelam pada putusnya harapan
Mati tanpa perasaan
Karna hati ini tlah kau patahkan
Ribuan kali kata maaf kau ucapkan
Ribuan kali duri terus kau tancapkan

Air mata jatuh tanpa terasa
Kala kulihat cinta yang mulai dusta
Pada apa yang dahulu kita jaga
Janji bersama untuk selamanya
Kini.. palsu jadi untaian buaya

Aku tau bersamaku adalah derita
Dan bersamanya itu bahagia
Kuharap tak akan ada lagi cerita
Tentang pertemuan atau perpisahan
Tentang goresan dan sayatan
Terhadap luka yang lama terpendam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ibu

bu, aku punya cerita kepadamu Tentang anak mu yang dulu manis dan lucu itu Kini sudah besar dan tumbuh dewasa .  .  Ibu, anak mu s...